Blog Archives

Semangat Menyambut Seruan

Tidakkah engkau tahu anakku,
segala ‘udzur telah dihapus dengan firmanNya,
“Berangkatlah dalam keadaan ringan ataupun berat!”?
-Abu Ayyub Al Anshari, Radhiyallaahu ‘Anhu-

Beberapa paragraf ini adalah penugasan (lebih tepatnya hukuman/iqob) karena kelalaian menunaikan kewajiban konfirmasi pada pertemuan rutinan. Temanya “Ruhul Istijabah” dalam bahasa keseharian kita bisa dimaknai “Semangat Menyambut Seruan”. Sebenarnya merupakan kemirisan bagi kami untuk menjalankan tugas ini. Karena memang benar-benar menyindir diri kami sendiri. Pilihan kami sebenarnya mudah, mencomot sana-sini semua tulisan berkaitan tema ini yang banyak tersebar di internet, menggabungkan, lalu selesai. Tentunya dengan terlebih dahulu membacanya hingga paham.

                Tapi kami lebih memilih untuk mengungkapkannya dalam bahasa kami. Dengan tulisan dan struktur kata yang kami buat sendiri. Bukan karena kami telah paham dan menguasai tema ini. Bukan. Justru semoga usaha ini menjadi cambuk ruhiyah bagi kami untuk benar-benar tajarrud(totalitas) dalam menyempurnakan kafa’ah kami sebagai du’at, kader, dan penggerak di jalan ini. Karena jalan dakwah membutuhkan pribadi-pribadi yang senantiasa berkualitas dan mampu untuk menerima rintangan, dan tantangan yang merupakan keniscayaan di jalan ini. semoga Allah menyempurnakan apa-apa yang kurang dari diri kami. Read the rest of this entry

Jika Engkau Cinta, Maka…

Oleh: Ust. Aus Hidayat Nur

Katakanlah, “Inilah jalanku, aku mengajak kalian kepada Allah dengan bashiroh, aku dan pengikut-pengikutku – mahasuci Allah, dan aku bukan termasuk orang-orang yang musyrik”.Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
Tetapi Cahaya Maha Cahaya, Syurga dan Ridha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah rumahnya
Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapat hidayah karenamu
Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya…

Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu

Jika engkau cinta maka dakwah adalah faham
Mengerti tentang Islam, Risalah Anbiya dan warisan ulama
Hendaknya engkau fanatis dan bangga dengannya
Seperti Mughirah bin Syu’bah di hadapan Rustum Panglima Kisra Read the rest of this entry

Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwwah

:: Allahu yarham, Syaikh Tarbiyah, Ustadzuna Rahmat Abdullah ::

Mungkin terjadi seseorang yang dahulunya saling mencintai akhirnya saling memusuhi dan sebaliknya yang sebelumnya saling bermusuhan akhirnya saling berkasih sayang. Sangat dalam pesan yang disampaikan Kanjeng Nabi SAW : “Cintailah saudaramu secara proporsional, mungkin suatu masa ia akan menjadi orang yang kau benci. Bencilah orang yang kau benci secara proporsional, mungkin suatu masa ia akan menjadi kekasih yang kau cintai.” (HR. Tirmidzi, Baihaqi, Thabrani, Daruquthni, Ibn Adi, Bukhari).

Ini dalam kaitan interpersonal. Dalam hubungan kejamaahan, jangan ada reserve kecuali reserve syar’i yang menggariskan aqidah “La tha’ata limakhluqin fi ma’shiati’l Khaliq”. Tidak boleh ada ketaatan kepada makhluq dalam berma’siat kepada Alkhaliq. (HR Bukhari, Muslim, Ahmad dan Hakim).

Doktrin ukhuwah dengan bingkai yang jelas telah menjadikan dirinya pengikat dalam senang dan susah, dalam rela dan marah. Bingkai itu adalah : “Level terendah ukhuwah (lower), jangan sampai merosot ke bawah garis rahabatus’ shadr (lapang hati) dan batas tertinggi tidak (upper) tidak melampaui batas itsar (memprioritaskan saudara diatas kepentingan diri).

Bagi kesejatian ukhuwah berlaku pesan mulia yang tak asing di telinga dan hati setiap ikhwah : “Innahu in lam takun bihim falan yakuna bighoirihim, wa in lam yakunu bihi fasayakununa bighoirihi” (Jika ia tidak bersama mereka, ia tak akan bersama selain mereka. Dan mereka bila tidak bersamanya, akan bersama selain dia). Karenanya itu semua akan terpenuhi bila ‘hati saling bertaut dalam ikatan aqidah’, ikatan yang paling kokoh dan mahal. Dan ukhuwah adalah saudara iman sedang perpecahan adalah saudara kekafiran (Risalah Ta’lim, rukun Ukhuwah). Read the rest of this entry

Surat Cinta dari Saudara di Jalan Dakwah

Maaf, karena aku tidak bisa memahami gundah hatimu…
Maaf, karena aku tidak bisa mendamaikan galau yang bergemuruh dalam benakmu…
Tapi aku berusaha untuk mengerti…
Tolong dengarkan aku,
Bukan karena aku tidak pernah sepertimu, justru karena aku pernah melalui yang sama denganmu…
Ingin kugandeng erat tanganmu, dan mengajakmu untuk berlari,
Berlari menyongsong harapan2 baru, ruh2 baru yang menanti,
Mereka menanti untuk bersinar dan bergandengan erat seperti kita selama ini, Read the rest of this entry

Kematian Hati

:: Allahu yarham, Syaikh Tarbiyah, Ustadzuna Rahmat Abdullah ::

Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.

Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu. Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang. Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.      Read the rest of this entry

Selalu Ada. Cinta.

Selalu Ada Cinta.. dari tiap nasehat yang terucap..

selalu ada cinta.. dari tiap langkah yang tertapak..

selalu ada cinta.. dari tiap peluh yang tertumpah..

selalu ada cinta.. dari tiap air mata yang terisak.. Read the rest of this entry

Ada Gamang. Bimbang.

Bahkan ditengah lelapmu,

isi mimpimu pun tentang dakwah

tentang ummat yang kau cintai

membaca lagi kutipan hebat dari orang hebat ini. kutipan yang mampu membuat saya gemetar. Kutipan yang-bahkan karena sukanya-aku tulis ditempat paling atas rumahku ini. Tentu saja. Kutipan dari tangan seorang pejuang yang penuh keikhlasan, tak kan pernah pudar. Maka orang-orang hebat itu menjadi hebat dimata kebanyakan manusia karena tulisannya. karena gerak jari yang menggoreskan ujung penanya pada sebuah kertas. Meski usang. Meski lusuh. Tapi kata yang mengucap keikhlasan nurani, menjadi sedemikian kuat menerangi.

mengingat lagi kutipan diatas. Benar-benar ia-sangkutipan mampu menembusi banyak dimensi. setidaknya pada dimensi-dimensi yang sempat kupikirkan. Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 276 other followers