Seperti yang Sudah – Sudah
Entahlah.
meski benar, dan aku tahu, bahwa iman itu yazid dan yanqus, naik dan turun. Tapi entah kenapa fase wajar itu terasa terlalu tidak wajar kulalui. entahlah.
Rasanya kemunafikan. Rasanya kebohongan. yang tampak luar oleh khalayak, sungguh beda dengan yang kutampak pada yang terpendam. tertutupi.
Ya Rabb, lagi-lagi dan tak putus-putusnya aku meminta padaMu. tentang penjagaan iman. tentang perlindungan dari nista. tentang kesadaran muraqabah dan ihsan. dan ketetapan hati pada jalanMu yang terang benderang. juga berkahilah akhirnya. terangi dan muliakanlah.
dimana lagi harap dan pinta terhujung selain padaMu, Rabb yang padaNya bergantung segala sesuatu.
Posted on May 26, 2011, in Celoteh, Ruang Saya. Bookmark the permalink. Leave a Comment.


Leave a Comment
Comments (0)